Kamis, 23 Januari 2020

EKONOMI KREATIF PERTEMUAN KE 8 || Wirausaha Berbasis Budaya dan Kearifan Lokal


  Makna dari wirausahawan sebenarnya apa ya? Benarkah wirausahawan adalah penjual? Baik, dalam artikel ini kami akan membahas tentang pengertian wirausahawan yang juga akan membahas hal apa yang diperlukan wirausahawan  dilengkapi dengan sikap, dan solusi atas kegagalan yang biasa diperoleh para wirausahawan.


Pengertian Wirausahawan
   Sebelum masuk ke pengertian wirausahawan, mari kita pahami terlebih dahulu mengenai arti wirausaha dan kewirausahaan. Wirausaha memiliki arti secara umum yaitu kegiatan usaha yang dilakukan oleh seseorang secara mandiri dengan tujuan menghasilkan barang atau jasa.

   Kewirausahaan sendiri merupakan materi atau pembahasan mengenai wirausaha dan wirausahawan, atau mengenai penerapan keinovasian dan kreatifitas seseorang dalam melakukan wirausaha sehingga dapat memecahkan masalah dan dapat bermanfaat sebagai peluang wirausahawan.

 
Dalam kewirausahaan terdapat tiga teori utama, yaitu:
  • Neo Klasik. Terori yang memandang perusahaan sebagai teknologis, dimana managemen perusahaan hanya untuk mengetahui biaya
  • Kirzerian Entrepreneur. Teori Kirzer ini mengenai kinerja manusia, kesungguhan manusia, keseriusan manusia, untuk bekerja mandiri. Yang menyimpulkan bahwa kemajuan atau kegagalan usaha tergantung pada pengusahanya
  • Teori Perilaku. Teori tentang bagaimana seorang wirausahawan memiliki kecakapan dalam pengorganisasian usahanya, meliputi pengaturan keuangan, pembangunan jaringan, dan pemasaran produk baru yang diciptakan.
Pengertian WirausahawanLantas bagaimanakan kita membangun usaha yang dirintis dalam bidang budaya tersebut? Tentunya hal utama yang harus kita kerjakan adalah kita harus memahami betul bagaimana budaya di suatu daerah tertentu, dan bagaimana kita akan mengkreasikan budaya tersebut sehingga memiliki nilai lebih, sama halnya dengan membangun usaha di bidang yang lain. Satu hal yang berbeda dari membangun bisnis dalam bidang budaya ini adalah fanatisme masyarakat akan budaya ataupun kearifan local menjadikannya lebih dekat dan lebih mudah diterima daripada memasukkan budaya baru yang notabene tidak sesuai dengan kultur budaya yang sudah ada.
    Dari kelebihan yang dimiliki oleh bisnis di bidang budaya tersebut, maka tujuan ataupun misi yang dibangun dari bisnis tersebut juga harus berbeda, yaitu memiliki visi untuk ikut membangun dan mempromosikan budaya yang menjadi objek dari bisnis yang sedang dibangun. Ideasi yang dibangun dalam bisnis ini tentunya dibatasi sesuai dengan budaya yang kita pilih, hanya saja pengembangan dari budaya yang selama ini dikemas dan disajikan secara tradisional tentunya akan memiliki begitu banyak variasi yang belum pernah ada sebelumnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar