Kamis, 23 Januari 2020

EKONOMI KREATIF PERTEMUAN KE 9 || Penanaman Identitas Bangsa Indonesia dalam Karya Kreatif Anak Bangsa

Image result for ART tentang ekonomi kreatif
Masuknya budaya luar ikut mewarnai selera masyarakat dalam perkembangan zaman ini. Kecenderungan mereka untuk mengadopsi budaya luar bahkan menjadikannya sebagai trendsetter jauh lebih besar dibanding mempelajari budaya sendiri. Masyarakat Indonesia baru mau mengakui dan tergerak untuk melestarikannya, saat budaya mereka diklaim oleh negara lain. Setelah hal itu terjadi, mereka baru menaruh perhatian cukup besar pada budayanya.Tidak dapat dipungkiri, apabila masalah ini dapat mengancam keeksistensian budaya tradisional.
 
Kerangka strategis pengembangan ekonomi kreatif dicanangkan mulai 2015 - 2025. Dalam menyusun rencana pembangunan jangka panjang nasional, Indonesia telah membahas dan mengevaluasi kondisi Ekonomi Kreatif di Indonesia dari berbagai aspek, baik pencapaian maupun perbandingan dengan negara lain yang juga telah merencanakan ataupun melaksanakan pengembangan Ekonomi Kreatif. Pengembangan Ekonomi Kreatif di Indonesia tidak terbatas pada semangat untuk mengembangkan kekuatan baru menuju target di tahun 2025, tapi juga memiliki mission statement untuk menanamkan Identitas Indonesia pada setiap karya kreatif yang diciptakan oleh anak bangsa, sehingga di masa yang akan datang setiap karya kreatif yang diciptakan oleh anak bangsa menjadi identitas kreatifitas dalam dunia industri Ekonomi Kreatif tanah air.

Ekonomi Kreatif di Indonesia dapat berkembang pesat melalui ide - ide Kreatif dari para generasi muda, penanaman ataupun diarahkannya generasi muda untuk membangun ataupun mengembangkan karya kreatif di bidang budaya tentunya memiliki alasan yang kuat. Kita sudah membahas bahwa generasi muda memiliki peranan penting didalam pembangunan Industri Kreatif, dimana mereka memiliki sumber daya produktif melalui ide - ide kreatifnya untuk membangun usaha produktif sehingga hal ini memiliki peranan penting dalam membantu pemerintah dalam mengatasi ataupun mengurangi angka pengangguran pada angkatan kerja produktif. Sebab pada kenyataannya, begitu tingginya angka pengangguran berada pada usia produktif, dimana seharusnya produktivitas yang dihasilkan dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan ekonomi social.
Analisis SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, threats) yang telah dilakukan sebagai evaluasi terhadap dunia Ekonomi Kreatif untuk pengembangan wirausaha muda berbasis budaya menghasilkan strategi yang efektif berupa program pelatihan, pengembangan, serta pemodalan. Melalui program – program tersebut diharapkan bahwa generasi muda semakin mewujudkan keikutsertaannya atau bahkan peran pentingnya untuk turut mengembangkan Ekonomi Kreatif di Indonesia. Dengan semakin banyaknya generasi muda yang turun ke dalam dunia wirausaha maka semakin meningkatlah angka produktifitas yang berujung pada berkembangnya ekonomi social. Harapan Indonesia terhadap pembangunan Ekonomi Kreatif tentunya sejalan dengan cita – cita bangsa untuk mewujudkan keadilan social bagi seluruh bangsa Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar