Masuknya budaya luar ikut mewarnai selera masyarakat dalam perkembangan
zaman ini. Kecenderungan mereka untuk mengadopsi budaya luar bahkan
menjadikannya sebagai trendsetter jauh lebih besar dibanding
mempelajari budaya sendiri. Masyarakat Indonesia baru mau mengakui dan
tergerak untuk melestarikannya, saat budaya mereka diklaim oleh negara
lain. Setelah hal itu terjadi, mereka baru menaruh perhatian cukup besar
pada budayanya.Tidak dapat dipungkiri, apabila masalah ini dapat
mengancam keeksistensian budaya tradisional.
Kerangka
strategis pengembangan ekonomi kreatif dicanangkan mulai 2015 - 2025. Dalam menyusun
rencana pembangunan jangka panjang nasional, Indonesia telah membahas dan mengevaluasi
kondisi Ekonomi Kreatif di Indonesia dari berbagai aspek, baik pencapaian
maupun perbandingan dengan negara lain yang juga telah merencanakan ataupun
melaksanakan pengembangan Ekonomi Kreatif. Pengembangan Ekonomi Kreatif di
Indonesia tidak terbatas pada semangat untuk mengembangkan kekuatan baru menuju
target di tahun 2025, tapi juga memiliki mission statement untuk menanamkan Identitas
Indonesia pada setiap karya kreatif yang diciptakan oleh anak bangsa, sehingga di
masa yang akan datang setiap karya kreatif yang diciptakan oleh anak bangsa menjadi
identitas kreatifitas dalam dunia industri Ekonomi Kreatif tanah air.
Ekonomi
Kreatif di Indonesia dapat berkembang pesat melalui ide - ide Kreatif dari para
generasi muda, penanaman ataupun diarahkannya generasi muda untuk membangun
ataupun mengembangkan karya kreatif di bidang budaya tentunya memiliki alasan
yang kuat. Kita sudah membahas bahwa generasi muda memiliki peranan penting
didalam pembangunan Industri Kreatif, dimana mereka memiliki sumber daya
produktif melalui ide - ide kreatifnya untuk membangun usaha produktif sehingga
hal ini memiliki peranan penting dalam membantu pemerintah dalam mengatasi
ataupun mengurangi angka pengangguran pada angkatan kerja produktif. Sebab pada
kenyataannya, begitu tingginya angka pengangguran berada pada usia produktif,
dimana seharusnya produktivitas yang dihasilkan dapat membantu pemerintah dalam
meningkatkan ekonomi social.
Analisis SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, threats) yang telah dilakukan sebagai evaluasi terhadap dunia Ekonomi Kreatif untuk pengembangan wirausaha muda berbasis budaya menghasilkan strategi yang efektif berupa program pelatihan, pengembangan, serta pemodalan. Melalui program – program tersebut diharapkan bahwa generasi muda semakin mewujudkan keikutsertaannya atau bahkan peran pentingnya untuk turut mengembangkan Ekonomi Kreatif di Indonesia. Dengan semakin banyaknya generasi muda yang turun ke dalam dunia wirausaha maka semakin meningkatlah angka produktifitas yang berujung pada berkembangnya ekonomi social. Harapan Indonesia terhadap pembangunan Ekonomi Kreatif tentunya sejalan dengan cita – cita bangsa untuk mewujudkan keadilan social bagi seluruh bangsa Indonesia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar