Kamis, 23 Januari 2020

EKONOMI KREATIF PERTEMUAN KE 10 || Industrialisasi Game ber - Tema Budaya

  Seperti apakah teknologi komunikasi zaman dulu? Seperti apakah teknologi komunikasi zaman sekarang? Mari kita pelajari perkembangan teknologi komunikasi ini satu per satu! Teknologi Komunikasi Zaman Dulu Orang-orang zaman dahulu sudah menggunakan alat-alat komunikasi. Tentu alat-alatnya tidak secanggih sekarang. Pada zaman dulu, orang menggunakan alat kentongan, tali, telik sandi, surat, dan kurir untuk berkomunikasi. Kentongan, Alat ini digunakan dengan cara dipukul dengan menggunakan sebuah alat yang terbuat dari kayu/ bambu. Telik sandi, orang yang dipilih untuk mengintip atau menyusup masuk ke dalam pertahanan musuh. ugas utamanya adalah mencari tahu kekuatan dan kelemahan musuh. Kurir adalah orang yang ditunjuk untuk membawa pesan khusus. Tali Pohon, Cara ini digunakan pada zaman penjajahan. Seutas tali yang panjang dibentangkan dari satu pohon ke pohon yang lain, Di ujung tali diberi kaleng atau alat-alat yang bila ditarik akan mengeluarkan bunyi-bunyian. Bandingkan dengan Teknologi Zaman Sekarang, Teknologi Komunikasi Zaman Pada dasarnya cara berkomunikasi itu ada dua macam, yaitu komunikasi langsung dan komunikasi tidak langsung. Komunikasi langsung terjadi bila dua orang atau lebih berbincang-bincang dengan saling berhadapan muka. Sedangkan komunikasi secara tidak langsung terjadi bila orang yang berkomunikasi menggunakan suatu alat perantara. Biasanya orangnya tidak berhadapan secara langsung. Sekarang marilah kita bahas perkembangan teknologi komunikasi saat ini. Telegram ialah berita yang dikirim melalui telegraf. Kode-kode atau isyarat yang digunakan untuk mengirim pesan melalui telegraf disebut morse.
Image result for PUBG
Pada nyatanya, permainan anak – anak pada zaman ini sudah berbeda dengan anak pada zaman dahulu. Kita tidak bisa sepenuhnya menghindari bahwa teknologi sudah masuk ke ranah permainan bahkan sampai kepada permainan anak – anak, maka dalam hal ini kita tak hanya mengarahkan mereka untuk sesuatu yang baik untuk mereka tapi kita juga perlu menciptakan. Budaya ataupun tata perilaku yang ditanamkan pada permainan anak – anak zaman dahulu tidak harus sepenuhnya hilang tergerus teknologi, namun dengan hadirnya teknologi kita harus tetap menanamkan budaya dan identitas bangsa tentunya juga menggunakan teknologi. Dari budaya yang ada kita bisa mengangkat nilai – nilai moral, etika dll ke dalam permainan yang dapat meng edukasi anak – anak ataupun para pemainnya.
Image result for ml 

Permainan ataupun game yang hadir dan dimainkan oleh begitu banyak anak – anak selama ini mengandung materi futuristik dan tidak menampilkan budaya ataupun ciri khas permainan tradisional, kebanyakan orang menganggap bahwa permainan tradisional sudah usang dan menginginkan sesuatu yang baru, maka hal ini dapat dipandang sebagai peluang wirausaha berbasis budaya. Menjadi suatu tantangan besar untuk menggabungkan unsur budaya ke dalam permainan modern ataupun menjadikan permainan tradisional itu sendiri menjadi lebih futuristik dan menarik untuk digemari oleh kalangan masa kini. Sebab terdapat suatu sikap lagi pada era Ekonomi Kreatif ini yaitu bahwa penikmat karya kreatif mudah sekali bosan dan selalu menginginkan pembaharuan, maka disitulah kreatifitas para wirausahawan dipacu untuk terus mengikuti perkembangan setiap saatnya.
Saat ini industri game memiliki begitu banyak peminat, baik dari para pemain maupun kreator lain yang memanfaatkan adanya game ataupun permainan itu sendiri. Maka sector industri game dan tantangan memasukkan unsur budaya ke dalamnya menjadi suatu peluang yang “basah” dan sangat menarik untuk dikembangkan, sebab dari game itu sendiri para kreator masih bisa mengembangkannya ke dalam bentuk lainnya seperti halnya film, animasi 2D, animasi 3D, merchandise dan masih banyak hal lainnya yang berkaitan. Hal ini tentunya akan lebih mudah jika kita mengangkat suatu tema ataupun kisah tertentu, maka disitulah peran budaya dan ciri khas bangsa untuk menyelaraskan antar bidang karya.
Oke guys, sekian ulasan kita kali ini, semoga bermanfaat dan terimakasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar