Rabu, 08 Januari 2020

EKONOMI KREATIF PERTEMUAN KE 7 || Mengembangkan Potensi Ide dan Gagasan

Suatu karya merupakan hasil definitive dari ide maupun gagasan yang lahir dari pemikiran seseorang, dalam hal ini merupakan produk baik barang maupun jasa. Dalam perkembangannya karya tak lagi dilihat dari segi kuantitas maupun kualitas secara umum, masih dalam segi kualitas namun dalam hal ini nilai lebih dari produk barang ataupun jasa tersebut yang lebih diutamakan. Maka dari sinilah ide dan gagasan itu perlu dikembangkan, sebab di era ekonomi kreatif ini kekayaan intelektual sangat berguna dan sangat diutamakan oleh para developer untuk menguji pasar maupun calon mitra bisnis mereka. Lantas bagaimanakah ide – ide maupun gagasan tersebut lahir dan menjadi suatu karya yang memiliki nilai?
Hasil gambar untuk Mengembangkan Potensi Ide dan Gagasan

Hal utama yang harus dilakukan adalah belajar. Menggali ide ataupun gagasan sama halnya dengan menggali kembali ilmu pengetahuan yang telah dimiliki untuk kembali disampaikan. Maka dalam hal ini belajar merupakan hal utama yang dibutuhkan dalam memperoleh ide maupun gagasan tersebut. Selain belajar, pelatihan juga penting dalam membentuk suatu kematangan dalam pola berfikir yang lebih efektif. Dengan pengalaman yang dimiliki oleh seseorang dalam pelatihan makan akan lebih mudah untuk mengembangkan potensi yang terdapat dalam ilmu yang selama ini kita peroleh. Berbekal ilmu yang cukup dan kematangan dalam latihan maka langkah selanjutnya adalah Investigasi, kita perlu menyelami lebih dalam ilmu dan potensi yang dimiliki dengan memahami bagaimana suatu karya itu dibutuhkan, masalah apa yang sering timbul dan lain sebagainya.

Gambar terkaitSetelah terkumpulnya informasi yang cukup yang kita temui dalam fase Investigasi maka selanjutnya kita akan menemukan pencerahan, dimana titik terang dari disiplin ilmu baik teori maupun praktik yang kita miliki dengan masalah yang dihadapi sudah ditemukan, maka dalam fase ini kita harus lebih objektif dalam memandang dan memahami kritik maupun masukan – masukan, apakah itu konstruktif atau malah destruktif. Kemudian ditahap ini ideasi itu muncul, yaitu kita mulai merancang sesuai dengan visi ataupun permasalahan yang telah dituturkan sejak dari awal, dalam tahap ideasi kita harus lebih focus dan mengesampingkan hal – hal yang kurang produktif. Tahap ideasi merupakan tahap yang paling sulit dimana kita “dipaksa” untuk memahami dan menjadi orang lain.
Dan tentunya yang paling penting setelah terbentuknya sebuah ide adalah kita harus melakukan yang Namanya Eksekusi. Dalam tahap eksekusi, Ideasi tidak terhenti begitu sama, sebab Ideasi bersifat perencanaan, sedangkan Eksekusi membutuhkan hasil akhir yang terkadang membutuhkan banyak sekali revisi maupun penyempurnaan. Dan ketika Eksekusi sudah memunculkan hasil, maka pol aitu harus kita ulang – ulang secara terus menerus demi mutakhirnya suatu karya yang kita miliki. Dalam arus karya kita memiliki dua buah pilihan, ikuti arus atau ciptakan baru dengan rintisan dan komitmen.

mungkin itu dulu untuk hari ini. semoga kawan kawan terhibur^^ keep charming stay focus see you later

Tidak ada komentar:

Posting Komentar