Suatu
karya merupakan hasil definitive dari ide maupun gagasan yang lahir dari
pemikiran seseorang, dalam hal ini merupakan produk baik barang maupun jasa.
Dalam perkembangannya karya tak lagi dilihat dari segi kuantitas maupun kualitas
secara umum, masih dalam segi kualitas namun dalam hal ini nilai lebih dari
produk barang ataupun jasa tersebut yang lebih diutamakan. Maka dari sinilah
ide dan gagasan itu perlu dikembangkan, sebab di era ekonomi kreatif ini
kekayaan intelektual sangat berguna dan sangat diutamakan oleh para developer
untuk menguji pasar maupun calon mitra bisnis mereka. Lantas bagaimanakah ide –
ide maupun gagasan tersebut lahir dan menjadi suatu karya yang memiliki nilai?

Hal utama yang harus dilakukan adalah belajar. Menggali ide ataupun gagasan sama halnya dengan menggali kembali ilmu pengetahuan yang telah dimiliki untuk kembali disampaikan. Maka dalam hal ini belajar merupakan hal utama yang dibutuhkan dalam memperoleh ide maupun gagasan tersebut. Selain belajar, pelatihan juga penting dalam membentuk suatu kematangan dalam pola berfikir yang lebih efektif. Dengan pengalaman yang dimiliki oleh seseorang dalam pelatihan makan akan lebih mudah untuk mengembangkan potensi yang terdapat dalam ilmu yang selama ini kita peroleh. Berbekal ilmu yang cukup dan kematangan dalam latihan maka langkah selanjutnya adalah Investigasi, kita perlu menyelami lebih dalam ilmu dan potensi yang dimiliki dengan memahami bagaimana suatu karya itu dibutuhkan, masalah apa yang sering timbul dan lain sebagainya.
Setelah
terkumpulnya informasi yang cukup yang kita temui dalam fase Investigasi maka
selanjutnya kita akan menemukan pencerahan, dimana titik terang dari disiplin
ilmu baik teori maupun praktik yang kita miliki dengan masalah yang dihadapi
sudah ditemukan, maka dalam fase ini kita harus lebih objektif dalam memandang dan
memahami kritik maupun masukan – masukan, apakah itu konstruktif atau malah
destruktif. Kemudian ditahap ini ideasi itu muncul, yaitu kita mulai merancang
sesuai dengan visi ataupun permasalahan yang telah dituturkan sejak dari awal,
dalam tahap ideasi kita harus lebih focus dan mengesampingkan hal – hal yang
kurang produktif. Tahap ideasi merupakan tahap yang paling sulit dimana kita “dipaksa”
untuk memahami dan menjadi orang lain.
Dan
tentunya yang paling penting setelah terbentuknya sebuah ide adalah kita harus
melakukan yang Namanya Eksekusi. Dalam tahap eksekusi, Ideasi tidak terhenti
begitu sama, sebab Ideasi bersifat perencanaan, sedangkan Eksekusi membutuhkan
hasil akhir yang terkadang membutuhkan banyak sekali revisi maupun
penyempurnaan. Dan ketika Eksekusi sudah memunculkan hasil, maka pol aitu harus
kita ulang – ulang secara terus menerus demi mutakhirnya suatu karya yang kita
miliki. Dalam arus karya kita memiliki dua buah pilihan, ikuti arus atau
ciptakan baru dengan rintisan dan komitmen.
mungkin itu dulu untuk hari ini. semoga kawan kawan terhibur^^ keep charming stay focus see you later
Tidak ada komentar:
Posting Komentar